Burung Animalia COL V2D9
Chrysothlypis salmoni
Chrysothlypis salmoni
Spesies · Nama diterimaCatatan sumber belum memastikan apakah spesies masih hidup saat ini.

Jenis kelamin, tahap hidup, kasta, musim, serta konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat.
Kenali spesies ini
Chrysothlypis salmoni adalah burung dalam famili Thraupidae. AVONET mencatat habitat utama lingkungan buatan, kategori makanan pemakan buah, dan pola migrasi menetap. Rerata pengukurannya mencakup panjang paruh dari pangkal tengkorak 14,7 mm, panjang paruh dari tepi depan lubang hidung 9,6 mm, lebar paruh pada lubang hidung 3,9 mm. Warna bulu dan ciri untuk identifikasi lapangan belum tersedia dalam dataset ini.
- Kelompok
- Burung
- Habitat
- Lingkungan buatan
- Ciri tercatat
- Pemakan buah, Bertengger, Menetap
- Konservasi
- Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.
Dokumentasi tambahan

Ilustrasi dokumenter Chrysothlypis salmoni.
Joseph Smit / Wikimedia Commons · Public domain
Format dikonversi ke AVIF; ukuran diperkecil. Bingkai sumber utuh, tanpa pembesaran; metadata pribadi dihapus.
Jenis kelamin, tahap hidup, kasta, musim, serta konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat.
Bulu, paruh, dan morfologi
AVONET mencatat 9 ukuran langsung yang diringkas sebagai rerata spesies. Data mencakup 5 individu: 1 betina, 4 jantan, dan 0 dengan jenis kelamin tidak tercatat; 5 individu memiliki pengukuran lengkap. Jumlah individu per karakter dapat berbeda. Panjang sayap diukur pada sayap terlipat dari sendi karpal hingga primer terpanjang, bukan bentang kedua sayap. Indeks hand-wing (HWI) menunjukkan bentuk sayap. Massa memiliki sumber terpisah dan ditampilkan bersama konteksnya. Warna dan pola bulu belum tersedia dalam sumber yang digunakan.
Rujukan bagian ini: [1].
| Ciri | Nilai | Konteks dan rujukan |
|---|---|---|
| Panjang paruh dari pangkal tengkorak | 14,7 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Beak.Length_Culmen |
| Panjang paruh dari tepi depan lubang hidung | 9,6 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Beak.Length_Nares |
| Lebar paruh pada lubang hidung | 3,9 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Beak.Width |
| Tinggi paruh pada lubang hidung | 4,5 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Beak.Depth |
| Panjang tarsus | 16,1 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Tarsus.Length |
| Panjang sayap terlipat dari sendi karpal | 63,4 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Wing.Length |
| Jarak Kipp: ujung sekunder pertama ke primer terpanjang | 11,2 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Kipps.Distance |
| Panjang bulu sekunder pertama dari sendi karpal | 52,2 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Secondary1 |
| Panjang bulu ekor terpanjang dari pangkal | 45,8 mm | Rerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Tail.Length |
| Indeks hand-wing (HWI) | 17,5 | Indeks bentuk sayap, bukan bentang sayapRujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Hand-Wing.Index |
Habitat dan persebaran
AVONET mencatat batas lintang -0,02° hingga 7,68° dan luas wilayah terpetakan 75.321,25 km². Bagian peta sumber yang digunakan mencakup status masih ada (extant), asli (native) atau diintroduksi kembali (reintroduced), serta menetap atau berbiak. Data rentang lama ini tidak menunjukkan catatan kemunculan terkini, daftar negara, jumlah populasi, atau Extent of Occurrence. Habitat utamanya berkategori lingkungan buatan, dengan struktur rapat menurut definisi dataset.
Rujukan bagian ini: [1].
Perilaku dan makanan
Menurut kategori AVONET, burung ini lebih banyak bertengger pada vegetasi atau substrat lain di atas permukaan tanah. Pola perpindahannya: menetap menurut kategori migrasi sumber. Kategori makanannya adalah pemakan buah (buah), dengan tingkat trofik omnivora. Ringkasan pada tingkat spesies ini tidak menggambarkan makanan, perilaku, atau perpindahan setiap individu.
Rujukan bagian ini: [1].
Reproduksi dan siklus hidup
Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.
Hubungan ekologis
AVONET menempatkan Chrysothlypis salmoni dalam kategori pemakan buah dengan habitat utama lingkungan buatan. Kategori makanan spesifik memakai ambang 60% sumber makanan. Kategori tingkat trofik memakai ambang 70% untuk herbivora, karnivora, atau pemakan bangkai; omnivora menggunakan beberapa tingkat secara relatif seimbang. Data ini tidak memuat sensus kelimpahan, hubungan ekologis di satu lokasi, atau tren populasi.
Pengukuran dengan konteks
Tahap hidup belum tercatat · Konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat
Asal massa: Dunning. Nilai spesies gabungan jantan/betina; berasal dari literatur atau sumber massa terpisah, bukan maksimum dan bukan massa setiap individu. Jumlah sampel pengukuran dimensi tubuh tidak diterapkan pada massa.
Rujukan [1] · AVONET1:Sequence=10777:Mass
Konservasi dan perlindungan
Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.
Referensi dan jejak sumber
- [1] Tobias et al. (2022) — AVONET; dataset Figshare v7Bagian: AVONET1_BirdLife; Sequence=10777; Chrysothlypis salmoni; MetadataDiperiksa
- [2] AVONET: morphological, ecological and geographical data for all birdsBagian: Species averages, ecological and geographical variables; supplementary dataset1Diperiksa
- [3] Catalogue of Life Base 2026-09-11Bagian: Accepted species record V2D9Diperiksa
Lisensi materi turunan: CC BY 4.0 (AVONET); media berlisensi masing-masing. Foto dan ilustrasi mengikuti lisensi masing-masing.