Burung Animalia COL GCHT

Ardea cocoi

Ardea cocoiLinnaeus, 1766

Spesies · Nama diterima

Catatan sumber belum memastikan apakah spesies masih hidup saat ini.

Bandingkan
Dokumentasi Ardea cocoi
Dokumentasi Ardea cocoi. Identitas mengikuti data sumber. Konteks subjek yang tidak dicatat tetap belum tersedia.Fernando Flores · CC BY-SA 2.0

Jenis kelamin, tahap hidup, kasta, musim, serta konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat.

Kenali spesies ini

Ardea cocoi adalah burung dalam famili Ardeidae. AVONET mencatat habitat utama lahan basah, kategori makanan pemangsa hewan air, dan pola migrasi menetap. Rerata pengukurannya mencakup panjang paruh dari pangkal tengkorak 146,9 mm, panjang paruh dari tepi depan lubang hidung 120,1 mm, lebar paruh pada lubang hidung 18,7 mm. Warna bulu dan ciri untuk identifikasi lapangan belum tersedia dalam dataset ini.

Kelompok
Burung
Ciri tercatat
Pemangsa hewan air, Mencari makan di tanah, Menetap
Konservasi
Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.
Lihat sumber

Dokumentasi tambahan

Dokumentasi Ardea cocoi

Dokumentasi Ardea cocoi.

Dario Niz / Wikimedia Commons · CC BY 3.0

Lihat sumber ↗

Format dikonversi ke AVIF; ukuran diperkecil. Bingkai sumber utuh, tanpa pembesaran; metadata pribadi dihapus.

Jenis kelamin, tahap hidup, kasta, musim, serta konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat.

Bulu, paruh, dan morfologi

AVONET mencatat 9 ukuran langsung yang diringkas sebagai rerata spesies. Data mencakup 9 individu: 0 betina, 3 jantan, dan 6 dengan jenis kelamin tidak tercatat; 4 individu memiliki pengukuran lengkap. Jumlah individu per karakter dapat berbeda. Panjang sayap diukur pada sayap terlipat dari sendi karpal hingga primer terpanjang, bukan bentang kedua sayap. Indeks hand-wing (HWI) menunjukkan bentuk sayap. Massa memiliki sumber terpisah dan ditampilkan bersama konteksnya. Warna dan pola bulu belum tersedia dalam sumber yang digunakan.

Rujukan bagian ini: [1].

Ciri terstruktur dan konteks sumber
CiriNilaiKonteks dan rujukan
Panjang paruh dari pangkal tengkorak146,9 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Beak.Length_Culmen
Panjang paruh dari tepi depan lubang hidung120,1 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Beak.Length_Nares
Lebar paruh pada lubang hidung18,7 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Beak.Width
Tinggi paruh pada lubang hidung28,2 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Beak.Depth
Panjang tarsus186,4 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Tarsus.Length
Panjang sayap terlipat dari sendi karpal466,3 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Wing.Length
Jarak Kipp: ujung sekunder pertama ke primer terpanjang147,5 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Kipps.Distance
Panjang bulu sekunder pertama dari sendi karpal316,5 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Secondary1
Panjang bulu ekor terpanjang dari pangkal178,3 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Tail.Length
Indeks hand-wing (HWI)31,8Indeks bentuk sayap, bukan bentang sayapRujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Hand-Wing.Index

Habitat dan persebaran

AVONET mencatat batas lintang -47,49° hingga 12,17° dan luas wilayah terpetakan 14.742.289,16 km². Bagian peta sumber yang digunakan mencakup status masih ada (extant), asli (native) atau diintroduksi kembali (reintroduced), serta menetap atau berbiak. Data rentang lama ini tidak menunjukkan catatan kemunculan terkini, daftar negara, jumlah populasi, atau Extent of Occurrence. Habitat utamanya berkategori lahan basah, dengan struktur terbuka menurut definisi dataset.

Rujukan bagian ini: [1].

Persebaran ini merangkum informasi dari sumber. Catatan kemunculan tidak menunjukkan ukuran populasi atau seluruh wilayah persebaran spesies.

Perilaku dan makanan

Menurut kategori AVONET, burung ini lebih banyak berada dan mencari makan di permukaan tanah, termasuk burung perancah. Pola perpindahannya: menetap menurut kategori migrasi sumber. Kategori makanannya adalah pemangsa hewan air (hewan air), dengan tingkat trofik karnivora. Ringkasan pada tingkat spesies ini tidak menggambarkan makanan, perilaku, atau perpindahan setiap individu.

Rujukan bagian ini: [1].

Reproduksi dan siklus hidup

Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.

Hubungan ekologis

AVONET menempatkan Ardea cocoi dalam kategori pemangsa hewan air dengan habitat utama lahan basah. Kategori makanan spesifik memakai ambang 60% sumber makanan. Kategori tingkat trofik memakai ambang 70% untuk herbivora, karnivora, atau pemakan bangkai; omnivora menggunakan beberapa tingkat secara relatif seimbang. Data ini tidak memuat sensus kelimpahan, hubungan ekologis di satu lokasi, atau tren populasi.

Pengukuran dengan konteks

Massa rerata dalam AVONET: 1752.44 g
Tahap hidup belum tercatat · Konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat
Asal massa: Dunning. Nilai spesies gabungan jantan/betina; berasal dari literatur atau sumber massa terpisah, bukan maksimum dan bukan massa setiap individu. Jumlah sampel pengukuran dimensi tubuh tidak diterapkan pada massa.
Rujukan [1] · AVONET1:Sequence=2236:Mass

Konservasi dan perlindungan

Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.

Kategori risiko kepunahan IUCN, pengaturan perdagangan CITES, dan perlindungan nasional adalah tiga informasi berbeda. Data yang belum tersedia tidak berarti aman atau tidak dilindungi.

Referensi dan jejak sumber

Lisensi materi turunan: CC BY 4.0 (AVONET); media berlisensi masing-masing. Foto dan ilustrasi mengikuti lisensi masing-masing.

Identitas takson: Catalogue of Life Base, dataset 316321, entri GCHT. Status dan klasifikasi mengikuti versi tersebut. Lihat cara menelusuri dan mengutip fakta.