Burung Animalia COL 953Z

Aceros nipalensis

Aceros nipalensis(Hodgson, 1829)

Spesies · Nama diterima

Catatan sumber belum memastikan apakah spesies masih hidup saat ini.

Bandingkan
Dokumentasi Aceros nipalensis
Dokumentasi Aceros nipalensis. Identitas mengikuti data sumber. Konteks subjek yang tidak dicatat tetap belum tersedia.Debmayukh285 · CC BY-SA 4.0

Jenis kelamin, tahap hidup, kasta, musim, serta konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat.

Kenali spesies ini

Aceros nipalensis adalah burung dalam famili Bucerotidae. AVONET mencatat habitat utama hutan, kategori makanan pemakan buah, dan pola migrasi menetap. Rerata pengukurannya mencakup panjang paruh dari pangkal tengkorak 204 mm, panjang paruh dari tepi depan lubang hidung 177,7 mm, lebar paruh pada lubang hidung 45,4 mm. Warna bulu dan ciri untuk identifikasi lapangan belum tersedia dalam dataset ini.

Kelompok
Burung
Habitat
Hutan
Ciri tercatat
Pemakan buah, Bertengger, Menetap
Konservasi
Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.
Lihat sumber

Dokumentasi tambahan

Dokumentasi Aceros nipalensis

Dokumentasi Aceros nipalensis.

Uday.Kumar3675 / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0

Lihat sumber ↗

Format dikonversi ke AVIF; ukuran diperkecil. Bingkai sumber utuh, tanpa pembesaran; metadata pribadi dihapus.

Jenis kelamin, tahap hidup, kasta, musim, serta konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat.

Bulu, paruh, dan morfologi

AVONET mencatat 9 ukuran langsung yang diringkas sebagai rerata spesies. Data mencakup 3 individu: 2 betina, 1 jantan, dan 0 dengan jenis kelamin tidak tercatat; 3 individu memiliki pengukuran lengkap. Jumlah individu per karakter dapat berbeda. Panjang sayap diukur pada sayap terlipat dari sendi karpal hingga primer terpanjang, bukan bentang kedua sayap. Indeks hand-wing (HWI) menunjukkan bentuk sayap. Massa memiliki sumber terpisah dan ditampilkan bersama konteksnya. Warna dan pola bulu belum tersedia dalam sumber yang digunakan.

Rujukan bagian ini: [1].

Ciri terstruktur dan konteks sumber
CiriNilaiKonteks dan rujukan
Panjang paruh dari pangkal tengkorak204 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Beak.Length_Culmen
Panjang paruh dari tepi depan lubang hidung177,7 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Beak.Length_Nares
Lebar paruh pada lubang hidung45,4 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Beak.Width
Tinggi paruh pada lubang hidung75,1 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Beak.Depth
Panjang tarsus74,7 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Tarsus.Length
Panjang sayap terlipat dari sendi karpal431,7 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Wing.Length
Jarak Kipp: ujung sekunder pertama ke primer terpanjang93,1 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Kipps.Distance
Panjang bulu sekunder pertama dari sendi karpal338,6 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Secondary1
Panjang bulu ekor terpanjang dari pangkal457,7 mmRerata spesies; pengukuran langsungRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Tail.Length
Indeks hand-wing (HWI)21,6Indeks bentuk sayap, bukan bentang sayapRujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Hand-Wing.Index

Habitat dan persebaran

AVONET mencatat batas lintang 15,38° hingga 29,27° dan luas wilayah terpetakan 284.350,69 km². Bagian peta sumber yang digunakan mencakup status masih ada (extant), asli (native) atau diintroduksi kembali (reintroduced), serta menetap atau berbiak. Data rentang lama ini tidak menunjukkan catatan kemunculan terkini, daftar negara, jumlah populasi, atau Extent of Occurrence. Habitat utamanya berkategori hutan, dengan struktur rapat menurut definisi dataset.

Rujukan bagian ini: [1].

Persebaran ini merangkum informasi dari sumber. Catatan kemunculan tidak menunjukkan ukuran populasi atau seluruh wilayah persebaran spesies.

Perilaku dan makanan

Menurut kategori AVONET, burung ini lebih banyak bertengger pada vegetasi atau substrat lain di atas permukaan tanah. Pola perpindahannya: menetap menurut kategori migrasi sumber. Kategori makanannya adalah pemakan buah (buah), dengan tingkat trofik herbivora. Ringkasan pada tingkat spesies ini tidak menggambarkan makanan, perilaku, atau perpindahan setiap individu.

Rujukan bagian ini: [1].

Reproduksi dan siklus hidup

Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.

Hubungan ekologis

AVONET menempatkan Aceros nipalensis dalam kategori pemakan buah dengan habitat utama hutan. Kategori makanan spesifik memakai ambang 60% sumber makanan. Kategori tingkat trofik memakai ambang 70% untuk herbivora, karnivora, atau pemakan bangkai; omnivora menggunakan beberapa tingkat secara relatif seimbang. Data ini tidak memuat sensus kelimpahan, hubungan ekologis di satu lokasi, atau tren populasi.

Pengukuran dengan konteks

Massa rerata dalam AVONET: 2385 g
Tahap hidup belum tercatat · Konteks di alam liar atau penangkaran belum tercatat
Asal massa: Dunning. Nilai spesies gabungan jantan/betina; berasal dari literatur atau sumber massa terpisah, bukan maksimum dan bukan massa setiap individu. Jumlah sampel pengukuran dimensi tubuh tidak diterapkan pada massa.
Rujukan [1] · AVONET1:Sequence=3309:Mass

Konservasi dan perlindungan

Belum tersedia dalam sumber yang digunakan.

Kategori risiko kepunahan IUCN, pengaturan perdagangan CITES, dan perlindungan nasional adalah tiga informasi berbeda. Data yang belum tersedia tidak berarti aman atau tidak dilindungi.

Referensi dan jejak sumber

Lisensi materi turunan: CC BY 4.0 (AVONET); media berlisensi masing-masing. Foto dan ilustrasi mengikuti lisensi masing-masing.

Identitas takson: Catalogue of Life Base, dataset 316321, entri 953Z. Status dan klasifikasi mengikuti versi tersebut. Lihat cara menelusuri dan mengutip fakta.